Tampilkan postingan dengan label Peluang Usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peluang Usaha. Tampilkan semua postingan

JADI PENGUSAHA MUDA,,KENAPA ENGGAK ??

Kamis, 13 Januari 2011

                Studi empiris mendukung adanya hubungan yang positif antara aktivitas kewirausahaan dan kemajuan ekonomi suatu negara. Bahkan para pakar menyatakan bahwa suatu negara bisa menjadi makmur jika memiliki sedikitnya 2% wirausaha dari jumlah penduduknya. Tahukah anda berapa jumlah wirausaha di Indonesia? Data menunjukkan Indonesia baru memiliki sekitar 0.18% wirausaha dari total penduduknya. Apalagi wirausaha muda. Berdasarkan data tersebut, mungkin sedikit terjawab pernyaan kenapa negara kita relatif tidak makmur dibanding negara tetangga seperti Malaysia,Singapura atau Brunei.

                Lewat bukunya Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki telah membius jutaan orang di seluruh dunia untuk mencoba bekerja tanpa bos. Kemudian di buku berikutnya yang berjudul The Cashflow Quadrant, Robert Kiyosaki semakin membuat banyak orang menjadi tergiur dengan kelezatan yang akan diperoleh kalau mau memilih posisi kuadran kanan, yakni dengan menjadi business owner atau investor.
                Ada jutaan orang bermimpi bersama Robert Kiyosaki. Akan tetapi, tak banyak yang berani melompat seperti Robert Kiyosaki. Para pemimpi itu ibarat penumpang kereta Argo Anggrek yang dingin dengan sedikit goyangan meninabobokan ke kiri dan ke kanan, diselimuti selembar kain halus serta hangat di bawah temaram lampu gerbong yang teduh. Mereka enggan bangun sebab bermimpi jauh lebih membahagiakan dan minim resiko.
                Orang-orang semacam itu menyadari betul bahwa diri mereka berada di persimpangan finansial. Satu kaki sudah terbenam dalam status sebagai karyawan upahan dan satu kaki sudah terangkat, siap menjejak di sisi lain. Sayangnya, nyali mereka tak cukup kuat. Alhasil, mereka tetap terbenam dalam mimpi sambil menggerutu tentang gaji yang tidak cukup, atasan yang tidak manusiawi dan sederet keluh kesah yang lain. Tampaknya, keamanan finansial jauh lebih memikat daripada kebebasan finansial.
                Memang, ada juga dari segelintir pemimpi itu yang membuka mata saat fajar menyingsing. Sedikit orang ini dengan penuh semangat dan sekuat tenaga mencoba untuk meninggalkan kantor dan langsung menegakkan kepala dengan predikat baru : calon entrepreneur masa depan ! untuk para pemuda yang masih memiliki fisik kuat, pikiran yang relatif kreatif,,beranikah melaukannya? Tapi pada prinsipnya,segala sesuatu itu harus dilakukan dengan penuh semangat tanpa henti serta latihan yang terus meningkat. Anda akan sukses dan menjadi seorang yang expert jika mau menerapkan peraturan 10.000 jam yang disertai dengan latihan yang terus meningkat (deliberate practice). So,,menjadi pengusaha muda,,kenapa enggak?

Salam SuksesMulia

Selamat Datang di Agri Care Community

Kamis, 29 April 2010

Agri Care Community adalah komunitas peduli pertanian yang dibuat untuk membangun jaringan bagi para pelaku, pencinta, penggiat dan aktifis pertanian termasuk didalamnya bidang peternakan, perikanan, perkebunan, tanaman pangan, hortikultura, kehutanan dan agroindustri.


Visi:
Menjadi komunitas yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat pelaku pertanian melalui program-program yang bisa mengangkat harkat dan martabat masyarakat pertanian secara berkelanjutan.

Misi:
  1. Membangun masyarakat pertanian yang profesional, mandiri, modern dan bermoral tinggi.
  2. Membina masyarakat petani dengan basis kesejahteraan petani.
  3. Mengembangkan industri pertanian berbasis komunitas yang berdaya saing tinggi secara berkelanjutan.
  4. Memperjuangkan kepentingan petani agar tercipta system yang berpihak pada kesejahteraan petani.

Aksi:
  1. Mambangun jaringan komunitas pecinta pertanian dan membuat simpul-simpul di setiap desa.
  2. Pengembangan sumberdaya manusia melalui penyuluhan, diskusi, seminar, dan kegiatan lain yang bisa mengembangkan sumber daya perani.
  3. Meningkatkan akses informasi bagi petani agar bisa mendapatkan informasi pertanian melalui selebaran, artikel, buku, klipping, media internet dan lain sebagainya.
  4. Mengusahakan terciptanya alternatif pasar sehingga terbangun rantai pasar yang pendek untuk meningkatkan keuntungan petani.
  5. Melakukan advokasi bagi para petani untuk mendapatkan hak-hak mereka dan memeberi abntuan hukum apabila mendapat masalah hukum.
  6. Mendorong lembaga keuangan untuk masuk sektor pertanian denganh skema yang menguntungkan petani.
  7. Mendorong kekuatan modal kolektif petani.
  8. Merealisasikan subsidi pertanian yang tepat sasaran dan produktif.

Agri Care Community

 
 
 
 
Copyright © Agri Care Community